{"id":50,"date":"2023-07-27T22:48:42","date_gmt":"2023-07-27T22:48:42","guid":{"rendered":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/"},"modified":"2023-07-27T22:48:42","modified_gmt":"2023-07-27T22:48:42","slug":"roma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/","title":{"rendered":"Mitologi romawi"},"content":{"rendered":"<p>Bangsa Romawi adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah universal. Menurut tradisi, <strong>kota Roma didirikan pada tahun 753 SM. SM<\/strong> dan diperintah oleh seorang raja: <strong>Romulus<\/strong> , yang membunuh saudaranya <strong>Remus<\/strong> karena perselisihan politik.<\/p>\n<p> Periode awal Roma ini diselimuti mitos hingga <strong>abad ke-6 SM<\/strong> ketika negara-kota tersebut tidak lagi diperintah oleh seorang raja dan menjadi sebuah republik. Selama periode ini, <strong>kebangkitan besar Republik Romawi yang monumental<\/strong> terjadi, yang berlangsung hingga <strong>31 SM.<\/strong> Julius Caesar akan menjadi jenderal Romawi pertama yang mencoba mendirikan monarki, meskipun ia dibunuh, menyebabkan serangkaian perang saudara yang berakhir dengan penobatan <strong>Oktavianus sebagai Kaisar Augustus, kaisar pertama Roma<\/strong> .<\/p>\n<p> <strong>Kekaisaran Romawi<\/strong> akan bertahan hingga <strong>tahun 476, ketika, setelah pembagian kekaisaran menjadi Timur dan Barat, kaisar Barat terakhir jatuh.<\/strong> Kekaisaran Romawi Timur akan bertahan selama seribu tahun lagi, menjadi salah satu poros <strong>Abad Pertengahan.<\/strong><\/p>\n<p> Kekaisaran Romawi Timur, juga dikenal sebagai <strong>Byzantium<\/strong> , akhirnya menyerah kepada <strong>Kekaisaran Ottoman, pada tahun 1453<\/strong> . Ibu kotanya, <strong>Konstantinopel<\/strong> , jatuh ke tangan Ottoman dan dijarah, memulai pendudukan Turki di Eropa dan, menurut periodisasi tradisional, transisi ke <strong>era modern<\/strong> .<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> Asal usul mitologi Romawi <\/h2>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/temples-romains.webp\" alt=\"Templos Romanos\" class=\"wp-image-7736\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> kuil Romawi. Gambar oleh djedj di Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> <strong>Budaya Romawi selalu sangat fleksibel dan pragmatis<\/strong> . Keberhasilan bangsa Romawi sebagian besar disebabkan oleh kemampuan mereka untuk mengasimilasi budaya-budaya yang ditaklukkan, dan secara bertahap mengubah masyarakat yang ditaklukkan menjadi warga negara yang mempunyai hak.<\/p>\n<p> <strong>Suku-suku Latin<\/strong> , yang mendiami wilayah tempat Roma kemudian menetap, hanya meninggalkan sedikit jejak <strong>kepercayaan dan budaya<\/strong> mereka. Dewa-dewa pertama yang tercatat dalam budaya Romawi berasal dari bangsa Etruria, yang menginvasi wilayah tersebut ketika masih berupa negara-kota.<\/p>\n<p> Belakangan, bangsa Romawi memasukkan dewa-dewa dari <strong>Yunani<\/strong> ke dalam jajaran dewa mereka, menafsirkan ulang mereka dan memberi mereka nama Latin, menciptakan kesejajaran dengan dewa-dewa mereka sendiri.<\/p>\n<p> Sejauh mereka menaklukkan wilayah Celtic, mereka juga memasukkan dewa-dewa ini ke dalam jajaran mereka, dan sudah pada tahap <strong>Kekaisaran Romawi<\/strong> , mereka memasukkan kultus dari <strong>Timur Tengah<\/strong> , yang memasukkan kepercayaan pada transendensi menuju kehidupan kekal.<\/p>\n<p> Meskipun <strong>Hellenisme<\/strong> adalah sumber inspirasi besar bagi kepercayaan Romawi, pandangan dunia mereka sangat berbeda, karena orang-orang Yunani memiliki pandangan yang jauh lebih filosofis, sedangkan orang-orang Romawi menggunakan agama sebagai dasar budaya ekspansionis militeristik mereka.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> Ciri-ciri Mitologi Romawi <\/h2>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mythologie-romaine.webp\" alt=\"La Mitolog\u00eda Romana\" class=\"wp-image-7734\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Keyakinan mitologi Romawi. Gambar oleh Angelika di Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Bangsa Romawi memiliki <strong>kepercayaan politeistik<\/strong> , sehingga mereka menyembah berbagai dewa, meskipun <strong>Yupiter<\/strong> selalu menjadi tokoh utama. Ini mendominasi dewa-dewa kecil lainnya, yang umumnya dikelompokkan menjadi <strong>tiga serangkai<\/strong> .<\/p>\n<p> Pemujaan Romawi terhadap para dewa dibagi menjadi dua bidang: <strong>publik dan pribadi<\/strong> . Ibadah publik adalah ibadah yang menghormati semua dewa yang kita kenal, dan diatur oleh kasta pendeta. Di <strong>ruang privat<\/strong> , roh-roh yang dikenal dihormati menurut ritual rumah tangga.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> Tangan dewa Romawi<\/h2>\n<p> <strong>Tiga serangkai utama dewa-dewa Romawi awal<\/strong> adalah <strong>Yupiter, Mars, dan Quirinus<\/strong> . Tiga serangkai ini mengatur aspek terpenting bagi bangsa Romawi: <strong>hukum, militer, dan moral<\/strong> . Nantinya, triad utama adalah <strong>Jupiter, Juno, dan Minerva<\/strong> , yang memegang domain <strong>hukum, kesuburan, dan kebijaksanaan<\/strong> .<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Jupiter: Dewa langit <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Jupiter-Dieu-romain.webp\" alt=\"J\u00fapiter Dios Romano\" class=\"wp-image-7741\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Dewa Romawi Jupiter. Gambar oleh Gordon Johnson di Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> <strong><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/jupiter\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2700\">Jupiter<\/a><\/strong> adalah <strong>dewa fenomena astronomi<\/strong> . Ini adalah dewa asal Etruria yang selalu menjadi yang paling penting dan akan semakin diunggulkan seiring dengan perluasan Roma. Dia adalah <strong>pelindung hukum, negara dan menyukai hasil panen<\/strong> .<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Juno: Ratu para Dewa <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Junon-deesse-romaine.webp\" alt=\"Juno Diosa Romana\" class=\"wp-image-7740\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Dewi Romawi Juno. Gambar oleh Clker-Free-Vector-Images dari Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dalam mitologi Romawi, <strong><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/juni\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2710\">Juno<\/a> adalah istri Jupiter<\/strong> . Dia mewakili semua atribut feminin yang harus dimiliki oleh seorang perempuan warga negara Romawi dan memberkati ikatan perkawinan.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Saturnus: Dewa waktu <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Saturne.webp\" alt=\"Saturno\" class=\"wp-image-7742\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Saturnus. Foto oleh Jl FilpoC. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Setara dengan bahasa Yunani adalah <strong><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/krono-dewa-waktu\/\" data-type=\"post\" data-id=\"835\">Chronos<\/a><\/strong> . Dia adalah dewa peradaban, ayah dari semua dewa. <strong>Saturnus<\/strong> mengajari orang Latin penggunaan kalender dan teknik pertanian yang membuat mereka makmur.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/neptunus\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2717\">Neptunus<\/a> : Dewa lautan <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Neptune.webp\" alt=\"Neptuno\" class=\"wp-image-7745\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Neptunus. Gambar oleh2541163 dari Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dia adalah <strong>dewa air dan segala sesuatu yang cair<\/strong> . Belakangan ia disamakan dengan <strong><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/poseidon-raja-lautan-samudra\/\" data-type=\"post\" data-id=\"524\">Poseidon<\/a><\/strong> , dewa laut Yunani.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Pluto: Dewa dunia bawah <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Pluton.webp\" alt=\"Plut\u00f3n\" class=\"wp-image-7744\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Pluto. Foto Jebulon. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> <strong><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/pluto\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2807\">Pluto<\/a><\/strong> adalah <strong>penguasa dunia bawah<\/strong> , setara dengan <strong>Hades<\/strong> . Dia memerintah atas seluruh jiwa orang-orang yang menyimpang dari hukum dan nilai-nilai etika orang Romawi yang baik.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/venus\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2721\">Venus<\/a> : Dewi cinta dan kecantikan <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Venus.webp\" alt=\"Venus\" class=\"wp-image-7743\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Venus. Foto domain publik Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Setelah disukai oleh <strong>Aphrodite<\/strong> , ia dikaitkan dengan kecantikan, cinta romantis, dan seksualitas.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/penyangga-leher\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2904\">Minerva<\/a> : Dewi Kebijaksanaan <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Deesses-dans-la-mythologie-romaine.webp\" alt=\"Minerva diosa de la Mitolog\u00eda Romana\" class=\"wp-image-7737\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Dewi Minerva dari mitologi Romawi. Gambar oleh Ina Hall di Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dia dengan cepat dicocokkan dengan <strong>Athena<\/strong> , yang dia digambarkan dengan helm, pedang, dan penutup mata. Dia adalah dewi <strong>dokter, pengrajin dan penjaga kebijaksanaan.<\/strong><\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Mars: dewa perang <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/mars-dieu-romain.webp\" alt=\"Marte dios romano\" class=\"wp-image-7746\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> mars dewa romawi Foto oleh QuartierLatin1968. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Pemuda Romawi berbaris berperang di musim semi, jadi dia tidak hanya <strong>dewa pertempuran bersenjata<\/strong> , tetapi juga dikaitkan dengan masa muda dan musim semi.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/air-raksa\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2739\">Merkurius<\/a> : Utusan para Dewa <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mercure.webp\" alt=\"Mercurio\" class=\"wp-image-7747\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Air raksa. Gambar oleh NakNakNak dari Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Istilah seperti <strong>pasar dan komoditas<\/strong> berasal dari namanya, dan dia adalah dewa pelindung para pedagang. Ia disukai <strong><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/hermes-utusan-pembawa-berita-para-dewa\/\" data-type=\"post\" data-id=\"531\">Hermes<\/a> , utusan para dewa<\/strong> .<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/apollo-dewa-matahari\/\" data-type=\"post\" data-id=\"547\">Apollo<\/a> : Dewa matahari <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apollon-1.webp\" alt=\"Apolo\" class=\"wp-image-7749\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Apollo. Foto oleh DIEGO73. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dia adalah dewa dengan karakter yang meriah dan feminis, tetapi juga pemilik amarah yang luar biasa, karakteristik yang <strong>menghubungkannya dengan matahari<\/strong> . Dia menginspirasi penyair dan musisi.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/diana\/\" data-type=\"post\" data-id=\"2729\">Diana<\/a> : dewi perburuan <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Diane.webp\" alt=\"Diana\" class=\"wp-image-7750\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Diane. Foto domain publik dari Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dulu, suku Itali mengasosiasikannya dengan <strong>binatang liar<\/strong> . Dia kemudian disamakan dengan <strong>Artemisia<\/strong> sebagai dewi perburuan.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Ceres: Dewi pertanian dan cinta keluarga <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Ceres.webp\" alt=\"Ceres\" class=\"wp-image-7751\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Ceres. Foto oleh \u00d3scar Mar\u00edn Repoller. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> <strong>Dia melindungi tanaman<\/strong> dan mengatur pekerjaan rumah tangga, itulah sebabnya dia diasosiasikan dengan lingkungan feminin.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Bacchus <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Bacchus.webp\" alt=\"Baco\" class=\"wp-image-7760\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Bacchus. Gambar oleh WikimediaImages di Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> <strong><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/tuhan-bacchus\/\" data-type=\"post\" data-id=\"214\">Bacchus<\/a><\/strong> adalah dewa <strong>anggur dan tarian<\/strong> . Untuk pesta pora yang menjadi ciri khasnya, ia selalu diwakili dengan segelas anggur dan anggur. Selain itu, dapat dilihat dalam berbagai ekspresi seni. Dikenal dalam mitologi Yunani sebagai <strong>Dionysus<\/strong> .<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Vesta: Dewi rumah dan kesetiaan <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Vesta.webp\" alt=\"Vesta\" class=\"wp-image-7748\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Korek api pendek. Foto oleh Osama Shukir Muhammad Amin FRCP. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dewi suci yang <strong>melindungi api rumah tangga<\/strong> dan keluarga, institusi paling suci di dunia Romawi.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Fortuna: dewi keberuntungan Romawi <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/deesse-romaine-fortune.webp\" alt=\"Fortuna diosa romana\" class=\"wp-image-7752\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Keberuntungan dewi Romawi. Gambar oleh Jo Justino di Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dia adalah seorang dewi dengan sifat berubah-ubah yang mengatur kehidupan manusia sesuai keinginannya. Dia selalu memakai <strong>helm atau tumpah ruah<\/strong> .<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/dewa-asmara\/\" data-type=\"post\" data-id=\"3863\">Dewa asmara<\/a> <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cupidon.webp\" alt=\"Cupido\" class=\"wp-image-7754\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Dewa asmara. Foto oleh Austriacus. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dia mewakili cinta yang berlebihan, itulah sebabnya dia adalah <strong>dewa penggoda wanita<\/strong> dan digambarkan sebagai kerub, busur, dan tempat anak panah yang ditutup matanya.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> proserpina <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/proserpine.webp\" alt=\"Proserpina\" class=\"wp-image-7753\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Proserpina. Foto oleh Eduard Trewendt, Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Dia adalah dewa yang sangat kuno dari suku Latin yang dikaitkan dengan <strong>Persephone Yunani<\/strong> dan menjadi ratu dunia bawah bersama <strong>Saturnus<\/strong> .<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> jenis dewa Romawi<\/h2>\n<p> Berikut daftar jenis <a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/dewa-2\/\"><strong>dewa Romawi<\/strong><\/a> :<\/p>\n<ul>\n<li> <em>Penduduk asli Di.<\/em> Dalam kategori ini terdapat dewa-dewa asli negara Romawi dengan gelar pendeta paling kuno yang bertanggung jawab mewakili praktik kehidupan sehari-hari seperti memanen, membajak, dan berperang. Banyak dari mereka disembah pada hari libur khusus.<\/li>\n<li> <em>Sembilan sisi<\/em> . Bagian ini bertugas mempertemukan para dewa yang diakui pada periode sejarah, yaitu setelah Di yang miskin, dengan tujuan untuk menanggapi kebutuhan baru atau krisis tertentu.<\/li>\n<li> <em>Dewa Asing<\/em> . Dengan wilayah yang baru ditaklukkan, dewa-dewa lain untuk disembah juga berdatangan, yang diterima secara seremonial karena orang luar diizinkan untuk terus menjalankan kepercayaan mereka.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> masa lalu Yunani <\/h2>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Sculpture-de-Jules-Cesar.webp\" alt=\"Escultura de Julio C\u00e9sar\" class=\"wp-image-7735\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Patung Julius Caesar. Gambar berdasarkan Warna dari Pixabay.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Salah satu mitos besar pendiri Roma adalah mitos <strong>Aeneid<\/strong> . Kisah ini ditulis oleh penyair <strong>Virgil<\/strong> , ditugaskan oleh <strong>kaisar Augustus<\/strong> , untuk meninggikan nilai-nilai kerajaan yang ia bangun.<\/p>\n<p> Melalui Aeneid, bangsa Romawi berusaha mengidentifikasi asal usul mereka dengan bangsa Yunani, menciptakan kisah penting di mana <strong>Aeneas<\/strong> , salah satu pahlawan Troya dalam <strong>Iliad<\/strong> , lolos dari <strong>Perang Troya<\/strong> yang berdarah dan mengalami serangkaian konflik. Petualangan ala <strong>Ulysses<\/strong> . Dengan demikian, <strong>Jupiter<\/strong> akan menelusuri takdir sang pahlawan: menemukan kota Roma, di mana nilai-nilai Yunani akan menyatu dengan nilai-nilai <strong>suku Latin<\/strong> yang sudah menghuni tempat itu.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> Keyakinan Romawi <\/h2>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Croyances-des-Romains-1.webp\" alt=\"Creencias de los Romanos\" class=\"wp-image-7757\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Keyakinan Romawi. Gambar oleh Gordon Johnson dari Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Bangsa Romawi <strong>adalah bangsa yang sangat religius<\/strong> . Dalam keyakinan mereka, yang penting bukanlah mitos atau kepercayaan itu sendiri, melainkan ritual-ritual publik yang terkait dengan keyakinan mereka.<\/p>\n<p> Sepanjang sejarahnya, Roma mengaitkan semua kemenangannya dengan campur tangan ilahi. Upacara publik memerlukan partisipasi seluruh warga negara, yang memperkuat ikatan sebagai komunitas dan identitas nasional.<\/p>\n<p> Selain ritual publik, orang Romawi juga menyembah dewa-dewa rumah tangga seperti <strong>Lares dan Penates<\/strong> yang pemujaannya terbatas pada rumah tangga dan dipimpin oleh kepala keluarga.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> mitos novel paling populer <\/h3>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mythe-de-Romulo-et-Remus.webp\" alt=\"Mito de R\u00f3mulo y Remo\" class=\"wp-image-7755\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \" title=\"\"><figcaption> Mitos Romulus dan Remus. Foto oleh Jean-Pol GRANDMONT. Wikimedia Commons.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> <strong>Mitos Romawi yang paling terkenal<\/strong> tentunya adalah mitos yang mengidentifikasikannya dengan mitologi Yunani, mari kita lihat beberapa yang paling populer di bawah ini.<\/p>\n<ul>\n<li> <em><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/mitos-romulo-dan-remo\/\">Romulus dan Remus<\/a> .<\/em> Saudara kembar ini menceritakan kisah berdirinya Roma dan bagaimana Romulus menjadi raja pertamanya. Pembunuhan yang terlibat tentunya menjadi alasan bagi banyak orang untuk membandingkan kisah ini dengan kisah Kain dan Habel.<\/li>\n<li> <em><a href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/penghapusan-sabina\/\" data-type=\"post\" data-id=\"4112\">Penculikan wanita Sabine<\/a><\/em> . Ini menceritakan bagaimana rakyat Romulus masuk ke kamp Sabine, sebuah kota kuno di Italia. Saat berada di sana, mereka menculik para wanita tersebut dan terjadilah perkelahian yang kemudian mengakibatkan para wanita tersebut akhirnya menikah dengan penculiknya.<\/li>\n<li> <em>Dewa asmara.<\/em> <strong>Mitos Cupid<\/strong> menceritakan tentang dewa cinta Romawi yang dalam bahasa Yunani dikenal dengan nama <em>Eros <strong>,<\/strong><\/em> adalah seorang anak kecil dengan busur dan anak panah yang jika dilempar dapat menyebabkan kematian. baik cinta maupun penolakan terhadap orang-orang yang dijangkaunya. Jadi, Cupid digambarkan sebagai makhluk nakal yang mempermainkan perasaan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> praktik keagamaan<\/h2>\n<p> Karena betapa pentingnya kepercayaan agama bagi orang Romawi, negara memiliki <strong>paus, perawan vestal, haruspices, dan seorang imam besar<\/strong> untuk mengontrol praktik ritual keagamaan yang benar.<\/p>\n<p> Amalan keagamaan Rom termasuk ritual pengorbanan hewan, pembacaan jeroan mereka untuk membuat ramalan, <strong>pemeliharaan api suci oleh Perawan Vestal<\/strong> , dan serangkaian festival untuk menghormati peristiwa ilahi tertentu.<\/p>\n<p> Meskipun semua agama asing ditoleransi, ritual yang mungkin menimbulkan kerusuhan seperti <strong>pengorbanan manusia<\/strong> tidak diperbolehkan.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> Bibliografi<\/h2>\n<p> TRADISI DAN KEBIASAAN AGAMA ROMA, <em>Miguel \u00c1ngel Ram\u00edrez Batalla<\/em><\/p>\n<p> RITUS DAN KEPERCAYAAN NOVEL TERKAIT PINTU, <em>Manuel-Antonio Marcos Casquero<\/em><\/p>\n<p> KAMUS MITOLOGI YUNANI DAN ROMA, <em>Pierre Grimal<\/em><\/p>\n<p> AGAMA NOVEL, <em>Jean Bayet<\/em><\/p>\n<p> AGAMA ROMA KURUN, <em>Georges Dum\u00e9zil<\/em><\/p>\n<p> SEJARAH SOSIAL BARU ROMA, <em>G\u00e9za Alf\u00f6ldy<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bangsa Romawi adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah universal. Menurut tradisi, kota Roma didirikan pada tahun 753 SM. SM dan diperintah oleh seorang raja: Romulus , yang membunuh saudaranya Remus karena perselisihan politik. Periode awal Roma ini diselimuti mitos hingga abad ke-6 SM ketika negara-kota tersebut tidak lagi diperintah oleh seorang raja dan menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-50","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-mitologi-romawi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mitologi Romawi - Mitologi Kuno<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mitologi Romawi - Mitologi Kuno\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bangsa Romawi adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah universal. Menurut tradisi, kota Roma didirikan pada tahun 753 SM. SM dan diperintah oleh seorang raja: Romulus , yang membunuh saudaranya Remus karena perselisihan politik. Periode awal Roma ini diselimuti mitos hingga abad ke-6 SM ketika negara-kota tersebut tidak lagi diperintah oleh seorang raja dan menjadi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ancient Mythology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-27T22:48:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/temples-romains.webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tim redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5547bbd7262d3e47b90e1a4a258377c1\"},\"headline\":\"Mitologi romawi\",\"datePublished\":\"2023-07-27T22:48:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/\"},\"wordCount\":1582,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/temples-romains.webp\",\"articleSection\":[\"Mitologi romawi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/\",\"name\":\"Mitologi Romawi - Mitologi Kuno\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/temples-romains.webp\",\"datePublished\":\"2023-07-27T22:48:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/temples-romains.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/temples-romains.webp\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/roma\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Rumah\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mitologi romawi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/\",\"name\":\"Ancient Mythology\",\"description\":\"Temukan rahasia mitologi dunia!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Ancient Mythology\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/ancientmythology-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/ancientmythology-logo.png\",\"width\":111,\"height\":50,\"caption\":\"Ancient Mythology\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5547bbd7262d3e47b90e1a4a258377c1\",\"name\":\"Tim redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0a10cc3737bd77ba64f9e06d7f882ef6a9441c172dc6e41d2623ccd2b934e867?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0a10cc3737bd77ba64f9e06d7f882ef6a9441c172dc6e41d2623ccd2b934e867?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0a10cc3737bd77ba64f9e06d7f882ef6a9441c172dc6e41d2623ccd2b934e867?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tim redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ancientmythology.org\\\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mitologi Romawi - Mitologi Kuno","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mitologi Romawi - Mitologi Kuno","og_description":"Bangsa Romawi adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah universal. Menurut tradisi, kota Roma didirikan pada tahun 753 SM. SM dan diperintah oleh seorang raja: Romulus , yang membunuh saudaranya Remus karena perselisihan politik. Periode awal Roma ini diselimuti mitos hingga abad ke-6 SM ketika negara-kota tersebut tidak lagi diperintah oleh seorang raja dan menjadi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/","og_site_name":"Ancient Mythology","article_published_time":"2023-07-27T22:48:42+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/temples-romains.webp","type":"","width":"","height":""}],"author":"Tim redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Tim redaksi","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/"},"author":{"name":"Tim redaksi","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#\/schema\/person\/5547bbd7262d3e47b90e1a4a258377c1"},"headline":"Mitologi romawi","datePublished":"2023-07-27T22:48:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/"},"wordCount":1582,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/temples-romains.webp","articleSection":["Mitologi romawi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/","url":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/","name":"Mitologi Romawi - Mitologi Kuno","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/temples-romains.webp","datePublished":"2023-07-27T22:48:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#primaryimage","url":"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/temples-romains.webp","contentUrl":"https:\/\/ancientmythology.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/temples-romains.webp"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/roma\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Rumah","item":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mitologi romawi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#website","url":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/","name":"Ancient Mythology","description":"Temukan rahasia mitologi dunia!","publisher":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#organization","name":"Ancient Mythology","url":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ancientmythology-logo.png","contentUrl":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ancientmythology-logo.png","width":111,"height":50,"caption":"Ancient Mythology"},"image":{"@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/#\/schema\/person\/5547bbd7262d3e47b90e1a4a258377c1","name":"Tim redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a10cc3737bd77ba64f9e06d7f882ef6a9441c172dc6e41d2623ccd2b934e867?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a10cc3737bd77ba64f9e06d7f882ef6a9441c172dc6e41d2623ccd2b934e867?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a10cc3737bd77ba64f9e06d7f882ef6a9441c172dc6e41d2623ccd2b934e867?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tim redaksi"},"sameAs":["https:\/\/ancientmythology.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ancientmythology.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}